Pembukaan Komunitas PRIMA di Jetisharjo

Pelatihan Penggerak Perempuan bersama Tim Trainer Sahabat Ibu dan BPPM

Kegiatan PROSIBU di Kepuharjo

Suasana Ceria Sekolah Ceria Sahabat Ibu

Cerianya Pelatihan Perempuan Penggerak BPPM-Sahabat Ibu

Suasana tausiah sebelum Buka Bersama di Cebongan Kidul

Buka bersama komunitas PRIMA di Kalongan

Produk-Produk Komunitas PRIMA

Charity 2013 Hasanah Card untuk Sahabat Ibu Yogyakarta

Yayasan Sahabat Ibu Terpilih sebagai Orsos Terbaik Kedua Kota Yogya Tahun 2014

 

Nasi Bento Bu Rini

nasi bento bu rini

 

Di awal bergabungnya dengan PRIMA Sahabat Ibu, Ibu Rini mempunyai usaha sampingan membuat batik jumput pada bahan kaos spandek (rok, celana, jilbab dan baju atasan). Selang berjalannya waktu, usaha ini dirasa kurang prospektif bagi Bu Rini. Hal ini mungkin dikarenakan usahanya hanya sebagai sambilan pengisi waktu luang. Jauh sebelum mencoba usaha batik jumput ini, beliau pernah membuka warung makan bekerjasama dengan adiknya dengan menyewa sebuah lokasi dipinggir jalan. Prospektif dan cukup ramai warungnya kala itu. Pendapatan mencapai sekitar Rp 300.000 – Rp 500.000 per bulan. Namun ternyata, setelah warung tersebut ramai oleh pelanggan, pemilik kontrakan berniat untuk tidak memperpanjang masa kontrakannya sehingga Bu Rini berkeputusan untuk tidak membuka warungnya dan kembali menjalani kegiatan sebagai IRT biasa.

Bersahajanya Hidup Ibu Subiyanti

 Bagi sebagian dari kita, uang Rp 750.000,00 bukanlah jumlah yang besar. Bahkan bisa jadi, uang tersebut habis dalam satu kerjapan mata hanya untuk membeli tas, atau baju, atau perlengkapan make-up. Tapi tidak demikian dengan Bu Subiyanti, salah satu anggota PRIMA komunitas Kutu Asem I.

Charity 2013 Hasanah Card untuk Sahabat Ibu Yogyakarta

BNIHC-SI

 

Kamis 3 Oktober 2013, Sahabat Ibu menerima kunjungan dari perwakilan Hasanah CardBNI Syariah. Kunjungan dalam rangka penyerahan dana Charity 2013 Hasanah Card tersebut berlangsung akrab dan hangat.

Dana sebesar lima puluh juta rupiah diserahkan oleh Hasanah Card kepada Yayasan Sahabat Ibu Yogyakarta untuk mendukung pelaksanaan program PRIMA.

Pemberdayaan Ekonomi Keluarga dan Kaum Ibu “SAHABAT IBU”

Anggota PRIMA

Ditulis Oleh: Sumaryatin, S.SOS

Ibu dalam masyarakat kita memiliki peran yang luar biasa. Ibu adalah manajer dalam rumah tangga, termasuk manajer keuangan. Ibulah yang biasanya berpikir bagaimana supaya pendapatan keluarga cukup untuk mencukupi kebutuhan mereka.  Bagi keluarga menengah ke atas yang memiliki penghasilan cukup, hal ini tidak menjadi masalah. Akan tetapi, bagi ibu-ibu dari keluarga tidak mampu, tidak cukupnya pendapatan keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup berarti adalah kesiapan mereka berkorban melakukan banyak hal untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Pendapatan yang mereka peroleh inilah yang akan dipakai terutama memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga.

Bersinergi Menguatkan Usaha Mikro Kaum Perempuan

Foto1875

 

Oleh:  Sumaryatin, S.Sos

Dalam perekonomian di Indonesia peranan perempuan tak bisa diabaikan begitu saja. Jika kita menengok pasar-pasar  tradisional kita akan mendapatkan realitas bahwa perempuan merupakan unsur penting dalam ekonomi. Tidak hanya itu  kita juga melihat banyak keluarga di topang oleh ekonomi yang ditangani oleh kaum perempuan. Ekonomi yang digerakkan kaum perempuan adalah  ekonomi mikro, walaupun tidak bisa dikecilkan juga banyak perempuan yang sudah merambah ekonomi menengah dan besar dengan berbagai bidang usaha yang sangat beragam. Ekonomi mikro kaum perempuan adalah tiang harapan bagi keluarga-keluarga yang memang hanya itu satu-satunya tiang penyangga ekonomi mereka. Menguatkan dan membuatnya tegak adalah harapan kita semua. Sehingga setiap keluarga walaupun terbatas tapi terus bisa berjalan menjalankan hidup yang lebih sejahtera.

Jangan sia-siakan Ramadhan

Jangan sia-siakan Ramadhan. Karena tidak semua orang bisa merasai nikamatnya Ramadhan, betapapun ia menginginkannya.

Salah seorang teman saya telah merindui Ramadhan dengan sangat. Saat Ramadhan datang, ia sambut dengan penuh haru. Bersamaan dengan itu, ia juga tengah menanti kelahiran putranya yang ke-3. Magrib sebelum waktu kelahiran, teman saya ini mengirim pesan singkat pada saya, minta didoakan agar proses melahirkan yang akan ia jalani berlangsung mudah dan lancar. Saya pun mengamininya.

Tausiah Roadshow Ramadhan Sahabat Ibu, “Sekolah Ramadhan”

cebongan2

Disampaikan Oleh: Sumaryatin. S.Sos

 

Ramadhan itu ibarat sekolah bagi orang-orang muslim. Selama Ramadhan ada banyak mata pelajaran yang harus kita pelajari dan praktekan, di antaranya adalah:

Yang pertama, belajar bersyukur. Mensyukuri segala yang Allah telah beri pada kita. Bersyukur karena mata masih bisa berkedip. Karena sungguh, jika mata kita tidak bisa berkedip, dengan menjual rumah kita pun belum tentu kita dapat menyembuhkan mata kita sehingga dapat berkedip lagi.

Cerita Ramadhan, Menjaga Semangat

 

semangat-tanoo1

” Ibu, bagaimana menjaga agar semangat kita selalu terjaga…” demikian pertanyaan dari salah seorang ibu kemarin siang.
Hmm pertanyaan yang mudah, namun jawabannya sulit.
Sulit karena sebagai manusia aku juga mengalami fluktuasi semangat.
Tapi karena ditanya, aku pun menjawab yang kuketahui.
Menjaga semangat adalah dengan :

Membiasakan Anak untuk Berpuasa

Cerianya anak-anak di Sekolah CeriaAnak-anak tak sabar menunggu Ramadhan. Mereka berusaha menghias ruang tengah ala kadarnya; ruang tempat kami biasa makan saat puasa. Kegembiraan menyambut Ramadhan, menghayatinya sebagai bulan mulia saat amalan dilipatgandakan pahalanya, menjadikan anak merindui Ramadhan.

Pada awalnya, kami mengenalkan “puasa kanak-kanak”. Tapi pada anak yang berikutnya, sedapat mungkin mereka berlatih puasa penuh. Yang saya maksud “puasa kanak-kanak” itu adalah; anak-anak makan sahur di waktu yang sama dengan orang dewasa. Pada anak yang berusia 5 tahun, skemanya: makan sahur di pagi hari, berbuka satu jam saat Dzuhur, lalu lanjut lagi hingga Maghrib.

Soliditas Rembug dan Kemajuan Komunitas

Soliditas

Ditulis Oleh Sumaryatin, S.sos [@MbakAtien]

 Apa itu Rembug ? Rembug adalah kumpulan anggota Program Ibu dan Keluarga Mandiri(PRIMA) Sahabat Ibu, yang diinisiasi dalam sebuah komunitas yang biasanya terdiri 20-30 orang ibu-ibu. Sebagai sebuah keluarga yang dibentuk untuk saling tumbuh dan berkembang bersama tak semuanya mulus dan kompak. Dinamika berbagai rembug menunjukkan bahwa rembug-rembug yang solid adalah rembug yang sejak pembentukkan sudah didasari semangat untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama. Kesadaran semacam itu selalu diawali dengan rasa tanggung-jawab dan kebersamaan. Tanpa tanggung-jawab dan kebersamaan hampir dipastikan semangat untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan tidak akan ada.

Persahabatan Mewujudkan Kemandirian

edukasi oleh bu Atin

Ditulis Oleh Sumaryatin, S.Sos  [@MbakAtien]

Sahabat adalah mereka yang tetap membantu untuk terus berdiri meskipun seluruh dunia membiarkanmu tumbang. Dalam Dunia yang semakin individualis, memiliki sahabat adalah harta yang tak ternilai. Dalam dunia apapun sahabat adalah sesuatu yang diperlukan manusia untuk saling menguatkan dan memberikan arti  keberadaan seseorang.

Persahabatan Mewujudkan Kemandirian